KUMPARAN

Berita

Peristiwa

Showbiz

Ad Placement

Foto

Video

Kamis, 29 Oktober 2026

Beben Desak APBD Kapuas Berkeadilan, Minta Aspirasi Semua Dapil Diakomodasi

KUALA KAPUAS – Wakil Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kabupaten Kapuas, Beben, mendesak pemerintah daerah menerapkan prinsip keadilan dan pemerataan dalam penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Ia meminta pemerintah mengakomodasi aspirasi masyarakat dari seluruh daerah pemilihan (dapil) tanpa memihak wilayah tertentu.


Desakan tersebut disampaikan Beben setelah pembahasan anggaran di Kuala Kapuas, Selasa (28/10/2026). Anggota Komisi III DPRD Kapuas itu menegaskan, pemerintah harus memastikan alokasi anggaran pembangunan mencerminkan kebutuhan masyarakat di setiap dapil.


“Kami berharap kepada pemerintah Kabupaten Kapuas agar pembangunan melalui penggunaan APBD berkeadilan di masing-masing dapil, sehingga adil dan merata tanpa memihak,” tegas Beben.


Menurut dia, setiap rupiah dalam APBD harus memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat Kabupaten Kapuas. Karena itu, pemerintah perlu memperhatikan kebutuhan pembangunan di semua wilayah, mulai dari Kapuas Hilir hingga Kapuas Hulu.


Beben menilai, pemerintah perlu menjaga keseimbangan alokasi anggaran agar tidak terjadi kesenjangan pembangunan antardaerah. Ia menegaskan, seluruh dapil berhak mendapatkan perhatian sesuai kebutuhan dan aspirasi masyarakat.


Beben Tegaskan Aspirasi Rakyat Harus Masuk APBD


Beben menjelaskan, usulan yang disampaikan DPRD berasal dari aspirasi masyarakat di daerah pemilihan masing-masing. Aspirasi tersebut dihimpun melalui berbagai kegiatan, termasuk reses dan pertemuan dengan konstituen.


“Karena yang kami usulkan berdasarkan aspirasi masyarakat di dapil kami masing-masing. Itu suara rakyat, jeritan rakyat di bawah. Kalau itu tidak muncul di APBD, apa artinya kami selaku wakil mereka?” ujarnya.


Ia juga mempertanyakan peran DPRD dalam pembahasan anggaran apabila usulan masyarakat tidak mendapatkan perhatian dari Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).


“Jangan jadikan DPRD ini hanya stempel. Kami dipilih rakyat. Kalau aspirasi dapil kami tidak diakomodasi, lalu untuk apa kami ada di sini? Untuk apa APBD dibahas bersama? Lebih baik pemerintah susun sendiri,” kata Beben.


Minta Pemerintah Evaluasi Alokasi Anggaran


Sebagai anggota Komisi III yang membidangi pembangunan, Beben meminta bupati dan jajaran perangkat daerah mengevaluasi pola penganggaran agar lebih memperhatikan kebutuhan setiap wilayah.


Ia mengingatkan, ketimpangan pembangunan dapat memicu kecemburuan sosial dan memperlebar kesenjangan antarwilayah di Kabupaten Kapuas.


Menurut Beben, APBD merupakan anggaran untuk kepentingan seluruh masyarakat. Oleh karena itu, pemerintah perlu memastikan kebijakan pembangunan tidak hanya berfokus pada wilayah tertentu.


“Prinsip kami di Fraksi Gerindra jelas: adil, merata, tanpa memihak. Semua dapil berhak merasakan pembangunan. Jangan tunggu rakyat marah,” pungkasnya.

Rabu, 21 Oktober 2026

Peduli Kesehatan, Ibu-ibu Persit Gandeng Puskesmas Nuhuwei Berikan Pelayanan Kesehatan Gratis Bagi Warga Kampung Yamboi

Mansel - Dalam rangka mendukung suksesnya program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 1808/Manokwari Selatan, Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Cabang XVII Kodim 1808/Mansel menunjukkan kepeduliannya terhadap kesehatan masyarakat dengan menggandeng tenaga kesehatan dari Puskesmas Nuhuwei untuk melaksanakan kegiatan pelayanan kesehatan bagi warga Kampung Yamboi, Distrik Ransiki, Kabupaten Manokwari Selatan, Papua Barat, Kamis (22/10/26).


Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk nyata kepedulian Persit terhadap kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan di tengah pelaksanaan program TMMD ke-130.


Dalam kegiatan tersebut, tenaga kesehatan melaksanakan pemeriksaan kesehatan dasar, seperti pengecekan tekanan darah dan pemeriksaan kondisi kesehatan warga. Masyarakat Kampung Yamboi, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, mendapatkan perhatian serta pelayanan dari petugas kesehatan.


Ketua Persit KCK Cabang XVII Kodim 1808/Mansel menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud dukungan Persit terhadap pelaksanaan TMMD, yang tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat, termasuk bidang kesehatan.


“Kami ingin kehadiran Persit di tengah masyarakat Kampung Yamboi dapat memberikan manfaat nyata. Melalui kerja sama dengan Puskesmas Nuhuwei, kami berharap masyarakat semakin peduli terhadap kesehatan diri dan keluarga. Karena masyarakat yang sehat merupakan modal utama dalam membangun kampung yang maju dan sejahtera,” ungkapnya.


Sementara itu, Dansatgas TMMD ke-130 Kodim 1808/Mansel, Letkol Czi Sunandar Parius, menyampaikan apresiasi atas kepedulian Persit KCK Cabang XVII bersama tenaga kesehatan Puskesmas Nuhuwei yang turut mengambil bagian dalam menyukseskan program TMMD.


“TMMD bukan semata-mata membangun jalan, jembatan, rumah, maupun fasilitas umum lainnya, tetapi juga membangun kualitas hidup masyarakat. Kehadiran Persit bersama tenaga kesehatan menjadi bukti bahwa TNI hadir secara menyeluruh untuk membantu mengatasi kesulitan masyarakat, termasuk dalam bidang kesehatan,” ujarnya.


Kegiatan pelayanan kesehatan tersebut juga menjadi sarana mempererat hubungan kekeluargaan antara TNI, Persit, tenaga kesehatan, dan masyarakat Kampung Yamboi.


Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin memahami pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala serta penerapan pola hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari.


Dengan semangat “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa”, Persit KCK Cabang XVII Kodim 1808/Mansel terus berkomitmen mendukung kegiatan TMMD ke-130, tidak hanya melalui kegiatan sosial dan kemanusiaan, tetapi juga melalui kepedulian terhadap kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.


(Tim/Red)

Minggu, 18 Oktober 2026

KAPOLRES SOLOK SELATAN AKBP ANDREANALDO ADEMI TEGASKAN BERKAS AYAH TERDUGA PELAKU P21, POLISI PERLUAS PERBURUAN MS DALAM KASUS DUGAAN PERSETUBUHAN ANAK HINGGA DHARMASRAYA DAN SIJUNJUNG

KAPOLRES SOLOK SELATAN AKBP ANDREANALDO ADEMI TEGASKAN BERKAS AYAH TERDUGA PELAKU P21, POLISI PERLUAS PERBURUAN MS DALAM KASUS DUGAAN PERSETUBUHAN ANAK HINGGA DHARMASRAYA DAN SIJUNJUNG

SOLOK SELATAN, SUMATERA BARAT | Kapolres Solok Selatan, AKBP Andreanaldo Ademi, S.H., S.I.K., menegaskan bahwa penanganan kasus dugaan persetubuhan terhadap anak di bawah umur berinisial WAN (14) terus berjalan, bersamaan dengan proses hukum terhadap tersangka SP dalam perkara dugaan pengancaman dan perusakan menggunakan senjata tajam. Perkembangan terbaru, berkas perkara SP telah dinyatakan lengkap atau P21 oleh Kejaksaan Negeri Solok Selatan, sementara terduga pelaku utama berinisial MS (19) masih diburu oleh Satreskrim Polres Solok Selatan.

Kepastian status P21 menjadi perkembangan penting dalam perkara yang turut menyita perhatian masyarakat tersebut. Kapolres Solok Selatan, AKBP Andreanaldo Ademi, menyampaikan bahwa kelengkapan berkas membuka jalan bagi penyidik untuk melanjutkan proses hukum ke tahap II, yakni penyerahan tersangka dan barang bukti kepada jaksa penuntut umum. Langkah ini merupakan bagian dari mekanisme peradilan pidana untuk membawa perkara ke tahap penuntutan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Dalam perkara dugaan pengancaman dan perusakan tersebut, SP yang merupakan orang tua terduga pelaku utama disangkakan melanggar Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Darurat Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 1951, dengan ancaman pidana penjara paling lama 10 tahun. Berdasarkan keterangan kepolisian, dugaan tindakan intimidasi itu disebut berkaitan dengan rasa sakit hati atas laporan yang disampaikan keluarga korban terhadap anaknya. Namun, motif maupun unsur pidana tetap harus dinilai berdasarkan hasil penyidikan dan pembuktian dalam proses peradilan.

Sementara itu, penanganan perkara utama terkait dugaan persetubuhan terhadap WAN yang disebut terjadi pada 2025 masih menghadapi tantangan karena MS belum ditemukan. Kapolres Solok Selatan, AKBP Andreanaldo Ademi, menjelaskan bahwa tim Satreskrim terus mengembangkan petunjuk dan menelusuri sejumlah wilayah yang diduga menjadi lokasi persembunyian terduga pelaku. Pencarian diperluas ke Sawahlunto, Kabupaten Sijunjung, Kabupaten Dharmasraya, hingga kawasan Kiliran Jao.

Salah satu kendala dalam pencarian tersebut adalah informasi bahwa MS tidak menggunakan telepon seluler dan diduga berpindah-pindah tempat. Kondisi ini membuat pelacakan melalui sinyal komunikasi tidak dapat diandalkan, sehingga penyidik perlu mengoptimalkan penelusuran lapangan, mengembangkan informasi, serta memeriksa setiap petunjuk yang relevan. Polres Solok Selatan menegaskan bahwa upaya pencarian tetap berlangsung untuk mendukung proses penegakan hukum.

Kapolres Solok Selatan, AKBP Andreanaldo Ademi, mengajak masyarakat yang mengetahui informasi mengenai keberadaan MS agar segera melapor ke Polres Solok Selatan atau kantor kepolisian terdekat. Dukungan masyarakat diharapkan membantu mempersempit ruang pencarian dan mempercepat pengungkapan perkara. Masyarakat juga diimbau tidak bertindak sendiri, tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, serta menyerahkan penanganan sepenuhnya kepada aparat berwenang.

Di sisi lain, perlindungan terhadap WAN sebagai anak yang disebut menjadi korban dugaan tindak pidana harus tetap menjadi perhatian utama. Identitas korban anak wajib dijaga kerahasiaannya sesuai ketentuan perlindungan anak dan sistem peradilan pidana anak, termasuk prinsip perlindungan identitas anak dalam pemberitaan. Proses hukum juga harus menjunjung asas praduga tak bersalah, memastikan hak-hak korban diperhatikan, serta mengedepankan penanganan yang profesional dan berkeadilan.

Perkembangan perkara ini menunjukkan bahwa penegakan hukum membutuhkan kerja berkelanjutan aparat kepolisian, dukungan masyarakat, dan kepedulian bersama terhadap keselamatan anak. Kapolres Solok Selatan, AKBP Andreanaldo Ademi, menegaskan bahwa penanganan perkara SP dan pencarian MS terus dilakukan melalui prosedur hukum yang berlaku. POLRI BERSAMA MASYARAKAT menjadi semangat untuk menjaga keamanan, membantu proses penegakan hukum, serta mengawal perlindungan korban tanpa mengabaikan hak setiap pihak di hadapan hukum.

SUMBER: KETERANGAN KEPOLISIAN DAN INFORMASI HUMAS POLRES SOLOK SELATAN

Rabu, 14 Oktober 2026

Kasatdik TK Hang Tuah 22 Sidoarjo Berganti

Sidoarjo, (14/10/26) | Ketua Pengurus Daerah Surabaya Yayasan Hang Tuah Ny.Sandya Ali Triswanto memimpin jalannya serah terima jabatan Kasatdik TK Hang Tuah 22 Sidoarjo dari  Sri Wahyuni, S.Pd. Aud kepada  Luluk Mardiana, S.Pd yang berlangsung di  Longer  Room SMP Hang Tuah 6 Excellent Sidoarjo,(14/10/26).

Serah terima jabatan Kasatdik TK Hang Tuah 22 merupakan bagian dari proses kaderisasi, kesinambungan kepemimpinan, serta dinamika organisasi .

TK Hang Tuah 22 Sidoarjo merupakan pendidikan untuk menyiapkan pertumbuhan generasi yang cerdas dan berakhlak mulia dengan semangat kebaharian (kemaritiman) dan wawasan kebangsaan sebelum memasuki pendidikan di jenjang Sekolah Dasar.

Kapengda Surabaya YHT, Ny.Sandya Ali Triswanto menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Ibu Sri Wahyuni, S.Pd. Aud atas dedikasi, kerja keras, dan pengabdian selama menjalankan tugas sebagai Kasatdik TK Hang Tuah 22 Sidoarjo.  Semoga segala pengabdian dan kebaikan yang telah diberikan menjadi amal ibadah serta membawa keberkahan. 

Sementara itu kepada Kasatdik TK Hang Tuah 22 Sidoarjo Ibu Luluk Mardiana, S.Pd, saya mengucapkan selamat mengemban amanah sebagai Kasatdik yang baru. Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, ketulusan, dan komitmen untuk terus meningkatkan mutu pendidikan. 

Ditambahkan oleh  Kapengda agar dapat melanjutkan hal-hal baik yang telah dirintis sebelumnya, serta membangun kerja sama yang harmonis dengan para guru, komite, orang tua, dan seluruh pihak terkait.

Kepada seluruh guru dan keluarga besar TK Hang Tuah 22 Sidoarjo, saya mengajak untuk terus menjaga kekompakan dan memberikan dukungan demi kemajuan sekolah.

Nampak hadir dalam Sertijab TK Hang Tuah 22 Sidoarjo, Pengurus  Daerah Surabaya YHT,  Sekretaris Niken Dyah Puspitorini , S.Pd,  Bendahara Ninik Indra Sunaring Venyanti dan  Kabidlemdik  Dra. Ramayanti, Ketua MKKS Irra Fatukawati,  S.Si., M.Pd, Kasatdik SMP Hang Tuah 6 Excellent Ari Sitrijono, S.Pd., M.M dan Komite sekolah serta beberapa guru TK Hang Tuah 22 Sidoarjo.

(yht/dar)

Yayasan Hang Tuah Ambon Apresiasi Pemerintah, Revitalisasi Sekolah Perkuat Kualitas Pembelajaran

Yayasan Hang Tuah Ambon Apresiasi Pemerintah, Revitalisasi Sekolah Perkuat Kualitas Pembelajaran

Ambon (14/10/26)

Ketua Pengurus Daerah (Kapengda) Ambon Yayasan Hang Tuah, Ny. Inca Hanarko Djodi Pamungkas, menerima kunjungan kerja Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Maluku, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), di SMP Hang Tuah Ambon, Halong, Kota Ambon, Rabu (14/10/26).

Kunjungan tersebut untuk meninjau hasil program revitalisasi sarana dan prasarana sekolah yang kini menunjang proses Budaya Sekolah Aman dan Nyaman ( BSAN).

Dalam kegiatan tersebut, Kapengda Ambon Yayasan Hang Tuah didampingi Kepala Dinas Penerangan (Kadispen) Kodaeral IX, Kolonel Laut (KH) Rohman Arif, S.Sos., mewakili Komandan Kodaeral IX Laksamana Muda TNI Hanarko Djodi Pamungkas, S.H., M.H. Turut hadir pengurus Yayasan Hang Tuah Ambon, para guru, serta murid-murid SMP Hang Tuah Ambon.

Sementara itu Tim BPMP Provinsi Maluku Kasubbag BPMP Rusman Lasahia, S.Pd., M.Si., diwakili tim humas, Dani Latuconsina, dan rombongan.

Kunjungan ini menjadi bagian dari peninjauan terhadap hasil pelaksanaan program revitalisasi yang didukung pemerintah pusat. Sebelum mendapatkan bantuan tersebut, sejumlah fasilitas SMP Hang Tuah Ambon mengalami kerusakan dan dinilai kurang memadai untuk mendukung Pengalaman Belajar Murid ( PBM),
Beberapa ruang kelas mengalami kerusakan cukup berat, sedangkan laboratorium Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) terkendala kebocoran atap saat musim hujan sehingga tidak dapat dimanfaatkan secara optimal.

Melalui program revitalisasi, perbaikan dilakukan pada sejumlah fasilitas utama sekolah, meliputi tiga ruang kelas, tiga ruang administrasi, satu ruang Usaha Kesehatan Sekolah (UKS), satu laboratorium IPA, satu perpustakaan, serta enam unit toilet.

Perbaikan tersebut tidak hanya menyasar kondisi fisik bangunan, tetapi juga diharapkan mendukung terciptanya lingkungan pendidikan yang lebih layak, sehat, dan mendukung Standar Proses Pembelajaran. Ketersediaan ruang kelas yang memadai, laboratorium yang dapat digunakan secara optimal, serta fasilitas sanitasi yang layak merupakan bagian penting dalam menunjang kenyamanan dan efektivitas pembelajaran.

Kapengda Ambon Yayasan Hang Tuah, Ny. Inca Hanarko Djodi Pamungkas, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas dukungan pemerintah melalui program revitalisasi tersebut.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas terlaksananya revitalisasi sarana dan prasarana SMP Hang Tuah Ambon. Gedung dan ruang belajar yang sebelumnya mengalami kerusakan kini menjadi jauh lebih layak, aman, dan nyaman untuk menunjang Standar Proses Pembelajaran" ungkapnya.
Ia berharap, fasilitas yang telah diperbaiki dapat meningkatkan semangat belajar murid sekaligus memotivasi para guru untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran. Dengan lingkungan sekolah yang lebih baik, proses pendidikan diharapkan semakin optimal dalam membentuk generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan memiliki daya saing.

Sementara itu, perwakilan tim BPMP Provinsi Maluku, Dani Latuconsina, mengapresiasi pengelolaan dan pemanfaatan bantuan revitalisasi di SMP Hang Tuah Ambon. Menurutnya, hasil pekerjaan yang ditinjau menunjukkan perhatian terhadap kerapian dan kualitas fisik bangunan.

“Kami memberikan apresiasi kepada Yayasan Hang Tuah Ambon dan pengelola sekolah atas pelaksanaan program revitalisasi ini. Kami berharap fasilitas yang telah diperbaiki dapat dimanfaatkan secara optimal dan dirawat secara berkelanjutan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh warga sekolah dalam jangka panjang,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, pihak Yayasan Hang Tuah Ambon bersama keluarga besar SMP Hang Tuah Ambon juga menyampaikan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Kemendikdasmen atas dukungan pemerintah dalam peningkatan sarana dan prasarana pendidikan.

Program revitalisasi ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam memperkuat kualitas layanan pendidikan, khususnya di lingkungan Yayasan Hang Tuah Ambon. Dengan fasilitas sekolah yang lebih layak dan memadai, kegiatan belajar mengajar diharapkan berlangsung semakin efektif serta mampu mendukung lahirnya generasi muda yang berpengetahuan, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan(yht/dar).

TMMD KE-130 KODIM 0310/SSD KEBUT REHABILITASI 5 RUMAH WARGA, LETKOL INF DICKY SAKTI MAULANA PASTIKAN HUNIAN LAYAK: TNI AD HADIR UNTUK RAKYAT

TMMD KE-130 KODIM 0310/SSD KEBUT REHABILITASI 5 RUMAH WARGA, LETKOL INF DICKY SAKTI MAULANA PASTIKAN HUNIAN LAYAK: TNI AD HADIR UNTUK RAKYAT

KODIM 0310 SSD, RABU (14/10/2026) | Semangat pengabdian TNI Angkatan Darat kepada masyarakat terus diwujudkan melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0310/SS. Kali ini, Satgas TMMD bersama warga mempercepat rehabilitasi lima unit rumah tidak layak huni (RTLH) sebagai upaya menghadirkan tempat tinggal yang lebih layak, aman, dan nyaman bagi masyarakat penerima manfaat.

Program rehabilitasi RTLH tersebut menjadi salah satu sasaran fisik TMMD ke-130 yang dikerjakan dengan mengedepankan semangat gotong royong. Personel TNI dan masyarakat bahu-membahu menyelesaikan setiap tahapan pekerjaan agar seluruh rumah yang menjadi sasaran program dapat dituntaskan sesuai target yang telah direncanakan.

Dansatgas TMMD ke-130 Kodim 0310/SS, Letkol Inf Dicky Sakti Maulana, S.HUB.INT, menegaskan bahwa percepatan pengerjaan dilakukan melalui kerja sama yang solid antara prajurit dan masyarakat. Menurutnya, keterlibatan warga menjadi kekuatan penting dalam mendukung kelancaran pekerjaan di lapangan sekaligus mempererat hubungan antara TNI dan rakyat.

“Pekerjaan rehabilitasi RTLH terus kami kebut bersama warga agar selesai tepat waktu sesuai target. Kami berharap rumah yang direhabilitasi ini nantinya benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat penerima,” ujar Letkol Inf Dicky Sakti Maulana.

Perkembangan pengerjaan lima unit RTLH menunjukkan kemajuan yang signifikan. Meski percepatan terus dilakukan, Satgas TMMD tetap memperhatikan kualitas pekerjaan pada setiap tahapan. Upaya tersebut penting agar hasil rehabilitasi tidak sekadar selesai secara fisik, tetapi juga mampu memberikan kenyamanan dan mendukung kebutuhan dasar keluarga penerima manfaat.

Lebih dari sekadar pembangunan rumah, kegiatan ini mencerminkan kepedulian TNI AD terhadap kondisi sosial masyarakat. Hunian yang layak merupakan bagian penting dari kehidupan keluarga, sehingga melalui program TMMD, TNI berupaya membantu masyarakat memperoleh lingkungan tempat tinggal yang lebih baik sekaligus mendorong tumbuhnya kepedulian dan kebersamaan di tengah kehidupan bermasyarakat.

Letkol Inf Dicky Sakti Maulana mengungkapkan bahwa program rehabilitasi RTLH merupakan bagian dari komitmen TMMD ke-130 dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan yang menyentuh kebutuhan langsung warga. Dengan semangat kebersamaan, Satgas dan masyarakat optimistis seluruh sasaran dapat diselesaikan sesuai rencana, dengan tetap memperhatikan mutu pekerjaan dan manfaat jangka panjang bagi penerima.

Melalui rehabilitasi lima unit rumah tersebut, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0310/SS kembali menegaskan bahwa kehadiran prajurit di tengah masyarakat bukan hanya untuk melaksanakan tugas kewilayahan, tetapi juga menjadi bagian dari solusi atas kebutuhan warga. TNI AD HADIR UNTUK RAKYAT, MENGABDI UNTUK NEGERI.

Wyndoee

Selasa, 13 Oktober 2026

TMMD/N Reguler ke-130 Resmi Dibuka Wali Kota Riyanda Putra di Lapangan Bola Talawai, Sawahlunto, Perkuat Sinergi TNI dan Masyarakat

TMMD/N Reguler ke-130 Resmi Dibuka Wali Kota Riyanda Putra di Lapangan Bola Talawai, Sawahlunto, Perkuat Sinergi TNI dan Masyarakat

Dansatgas Letkol Inf Dicky Sakti Maulana Pimpin Pelaksanaan TMMD/N ke-130 di Kecamatan Talawi, Sawahlunto, Fokus Pembangunan Fisik dan Nonfisik

SAWAHLUNTO — Semangat gotong royong dan kemanunggalan TNI dengan rakyat kembali menjadi perhatian melalui pembukaan program TNI Manunggal Membangun Desa/Nagari (TMMD/N) Reguler ke-130 di Lapangan Bola Talawai, Kecamatan Talawi, Kota Sawahlunto, Selasa (13/10/2026). Program ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat kolaborasi TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat untuk mendorong percepatan pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan warga di wilayah pedesaan.

Pembukaan TMMD/N Reguler ke-130 berlangsung melalui upacara resmi yang dihadiri jajaran TNI, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta warga setempat. Kehadiran berbagai unsur tersebut mencerminkan pentingnya kerja sama lintas sektor dalam menjawab kebutuhan pembangunan di tengah masyarakat.

Program TMMD/N bukan sekadar agenda pembangunan rutin. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi ruang kebersamaan antara prajurit TNI dan masyarakat untuk membangun wilayah, memperkuat kepedulian sosial, serta menumbuhkan semangat gotong royong yang menjadi bagian penting kehidupan masyarakat Indonesia.

Wali Kota Sawahlunto, Riyanda Putra, S.IP., dalam sambutannya menegaskan bahwa TMMD merupakan salah satu bentuk nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Menurutnya, sinergi antara TNI dan pemerintah daerah memiliki peran penting dalam mempercepat pembangunan, khususnya di wilayah pedesaan yang membutuhkan dukungan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat.

“Program TMMD merupakan salah satu bentuk nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat, sekaligus wujud sinergi antara pemerintah daerah dengan jajaran TNI dalam mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan,” ujar Riyanda Putra.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa pembangunan daerah membutuhkan keterlibatan banyak pihak. Pemerintah daerah memiliki peran dalam mendukung kebijakan dan kebutuhan pembangunan, sementara TNI turut berkontribusi melalui pelaksanaan program terpadu yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat.

Dansatgas TMMD/N Reguler ke-130, Letkol Inf Dicky Sakti Maulana, S.Hub.Int., menjelaskan bahwa pelaksanaan TMMD mencakup pembangunan fisik dan nonfisik. Kedua aspek tersebut dirancang untuk memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, tidak hanya melalui perbaikan sarana dan prasarana, tetapi juga melalui penguatan kehidupan sosial kemasyarakatan.

Pada sektor fisik, kegiatan TMMD/N dapat mencakup pembangunan maupun peningkatan infrastruktur, seperti jalan, jembatan, sarana ibadah, dan fasilitas pendidikan sesuai dengan sasaran program. Infrastruktur yang memadai diharapkan dapat membantu memperlancar mobilitas warga, mendukung akses terhadap pelayanan dasar, serta menunjang aktivitas ekonomi masyarakat.

Pembangunan infrastruktur memiliki arti penting bagi masyarakat pedesaan. Akses jalan yang baik, misalnya, dapat membantu memperlancar distribusi hasil pertanian dan usaha warga. Sementara itu, sarana umum yang layak dapat mendukung aktivitas sosial, pendidikan, dan keagamaan di lingkungan masyarakat.

Namun, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari hasil pekerjaan fisik. Aspek nonfisik juga menjadi bagian penting dalam pelaksanaan TMMD/N, karena pembangunan yang berkelanjutan membutuhkan masyarakat yang memiliki kepedulian sosial, kesadaran bersama, serta kemampuan untuk menjaga dan memanfaatkan fasilitas yang telah dibangun.

Melalui kegiatan nonfisik, program TMMD/N diarahkan untuk menyentuh berbagai aspek kehidupan sosial, budaya, dan kemasyarakatan. Pendekatan ini diharapkan mampu memperkuat hubungan antarwarga sekaligus menumbuhkan kesadaran bahwa pembangunan merupakan tanggung jawab bersama.

Letkol Inf Dicky Sakti Maulana juga menekankan pentingnya dukungan masyarakat dalam menyukseskan program tersebut. Partisipasi warga menjadi salah satu faktor penting karena masyarakat merupakan penerima manfaat langsung dari hasil pembangunan yang dilaksanakan di wilayah sasaran TMMD/N.

Keterlibatan masyarakat dalam proses pembangunan juga dapat memperkuat rasa memiliki terhadap fasilitas yang tersedia. Dengan demikian, hasil program tidak hanya dimanfaatkan selama kegiatan berlangsung, tetapi diharapkan dapat dirawat dan dijaga bersama agar manfaatnya bertahan dalam jangka panjang.

Sinergi TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi fondasi penting dalam pelaksanaan TMMD/N Reguler ke-130. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menyatukan kebutuhan di lapangan dengan dukungan lintas sektor, sehingga sasaran pembangunan dapat memberikan dampak nyata bagi kehidupan warga.

Bagi Kota Sawahlunto, pelaksanaan program ini menjadi bagian dari upaya mendorong pembangunan yang menjangkau masyarakat hingga wilayah pedesaan. Peningkatan infrastruktur dan penguatan kehidupan sosial diharapkan dapat membuka peluang bagi aktivitas ekonomi, memperbaiki akses masyarakat, serta mendukung peningkatan kualitas hidup warga.

Meski demikian, keberhasilan TMMD/N pada akhirnya perlu dilihat dari manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat, baik melalui hasil pembangunan fisik maupun dampak kegiatan nonfisik. Dukungan pemerintah daerah, pelaksanaan tugas yang terarah, serta partisipasi aktif warga akan menjadi unsur penting dalam mewujudkan tujuan tersebut.

Dengan resmi dibukanya TMMD/N Reguler ke-130 di Lapangan Bola Talawai, Kecamatan Talawi, Kota Sawahlunto, diharapkan semangat gotong royong semakin kuat dan hubungan TNI dengan masyarakat semakin erat. Program ini diharapkan tidak hanya menghasilkan pembangunan yang bermanfaat, tetapi juga meninggalkan semangat kebersamaan dalam membangun daerah menuju Sawahlunto yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing.

TNI MANUNGGAL BERSAMA RAKYAT, MEMBANGUN NAGARI UNTUK KEMAJUAN NEGERI.

Ad Placement

Intermezzo

Travel

Teknologi